HUMOR
DOSEN YANG PEJABAT
Alex : Saya heran dosen ilmu politik, kalau ngajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri.
Toni : Ah, gitu aja diperhatiin sih ... Lex.
Alex : Ya, elo tahu nggak sebabnya Ton?
Toni : Barangkali aja capek, atau kakinya gak kuat berdiri.
Alex : Bukan itu sebabnya Ton, sebab dia juga seorang pejabat pemerintah.
Toni : Lho, apa hubungannya Lex antara duduk dan pejabat pemerintah?
Alex : Ya kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain.
Toni : Akh elo ... ada-ada aja ...
JURAGAN KIKIR
Seorang juragan yang kikir menyuruh pembantunya untuk membawa piring kosong dan membeli nasi rawon di warung sebelah rumahnya. Maka si pembantu meminta uang Rp 10.000 buat beli nasi rawonnya. Si juragan dengan marah berkata, "Tolonglah kali ini beli nasi rawon tanpa uang, sebab sudah kebiasaan membeli pake uang." Dengan rasa bingung si pembantu menuju ke warung sebelah dan sesampainya di sana diceritakannyalah semua kejadian itu. Kemudian pemilik warung menasihati pembantu tersebut. Akhirnya ia kembali ke rumah majikannya. Sesampainya di rumah, juragan terkejut dan berkata, "Lho mana nasi rawonnya, ini kok cuma piring kosong?" Si pembantu menjawab, "Tolonglah untuk kali ini makan tanpa nasi dan lauk sebab sudah jadi kebiasaan makan menggunakan nasi dan lauk."
Alex : Saya heran dosen ilmu politik, kalau ngajar selalu duduk, tidak pernah mau berdiri.
Toni : Ah, gitu aja diperhatiin sih ... Lex.
Alex : Ya, elo tahu nggak sebabnya Ton?
Toni : Barangkali aja capek, atau kakinya gak kuat berdiri.
Alex : Bukan itu sebabnya Ton, sebab dia juga seorang pejabat pemerintah.
Toni : Lho, apa hubungannya Lex antara duduk dan pejabat pemerintah?
Alex : Ya kalau dia berdiri, takut kursinya diduduki orang lain.
Toni : Akh elo ... ada-ada aja ...
JURAGAN KIKIR
Seorang juragan yang kikir menyuruh pembantunya untuk membawa piring kosong dan membeli nasi rawon di warung sebelah rumahnya. Maka si pembantu meminta uang Rp 10.000 buat beli nasi rawonnya. Si juragan dengan marah berkata, "Tolonglah kali ini beli nasi rawon tanpa uang, sebab sudah kebiasaan membeli pake uang." Dengan rasa bingung si pembantu menuju ke warung sebelah dan sesampainya di sana diceritakannyalah semua kejadian itu. Kemudian pemilik warung menasihati pembantu tersebut. Akhirnya ia kembali ke rumah majikannya. Sesampainya di rumah, juragan terkejut dan berkata, "Lho mana nasi rawonnya, ini kok cuma piring kosong?" Si pembantu menjawab, "Tolonglah untuk kali ini makan tanpa nasi dan lauk sebab sudah jadi kebiasaan makan menggunakan nasi dan lauk."




0 Response to "HUMOR"
Posting Komentar